<aside> ⭐

Pick one of your recent favorite songs then choose a line or two of its lyrics that you think, it represents you and your feeling these days— and you have to tell me the reason behind your choice!

</aside>

https://open.spotify.com/track/1zFaLYA10ImwEejge3F5nm?si=146606651a7f4412

Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna Namun percayalah, untukmu kujual dunia

Setiap kali gue dengerin lagu Nina entah kenapa gue selalu keinget adik-adik gue di rumah. Mereka itu… hal paling berharga yang gue punya. Kayaknya, kalau disuruh milih satu hal yang nggak akan pernah gue tukar sama apa pun di dunia ini—itu mereka.

Gue rela jual apa aja buat mereka. Rela ngelakuin apa pun, asal mereka bisa hidup tenang. Bisa bahagia.

Kalau ada orang yang nyakitin mereka, udah pasti gue marah. Tapi yang lebih nyakitin dari itu adalah kalau ternyata gue sendiri yang nyakitin mereka—sadar nggak sadar. Itu yang bikin gue takut. Karena hal terakhir yang pengin gue jadiin adalah alasan mereka ngerasa kecewa atau hancur.

Gue bisa punya banyak hal. Bisa capai banyak hal juga. Tapi, rasanya semua itu cuma berarti kalau bisa dibagi ke mereka. Nggak tau kenapa, semua langkah yang gue ambil selalu bikin gue mikir, “Kalau mereka ada di posisi gue, gimana ya?” atau “Kalau gue berhasil, bisa gue bantu apa buat mereka?”

Kadang pas liat mereka tumbuh dewasa, gue ngerasa bangga. Tapi ada juga rasa takut yang datang. Gue takut mereka harus lewatin hal-hal yang sedih, yang berat, yang mungkin gue sendiri dulu juga susah buat lewatin. Tapi gue percaya… mereka kuat. Mereka jauh lebih kuat dari yang mereka pikirkan.

Dan bagian dari gue pengin terus ada di sana—buat mereka, buat dengerin, buat ngasih ruang kalau mereka butuh pulang.

Karena mereka bukan cuma keluarga.

Mereka adalah bagian dari diri gue.

<aside> ⭐

Tell me, your idea of a ‘perfect day’ to spend with yourself and add a song that you think would be the most suitable song to be a soundtrack of your lovely day!

</aside>

A perfect day for me doesn't have to be grand. I think it’d start slow—bangun agak pagi, tapi nggak buru-buru. Bikin kopi sendiri, mungkin duduk di balkon sambil denger suara jalanan di luar yang belum terlalu ramai. Bawa satu buku yang belum selesai gue baca, dan biarin waktu jalan pelan-pelan.

Siangnya, gue mungkin jalan kaki sendirian ke tempat yang tenang. Nggak harus jauh. Bisa taman kecil, bisa juga kafe yang ada musik latar pelan dan jendela besar yang ngarah ke jalan. Gue suka duduk deket jendela, ngeliatin orang lewat, sambil mikir hal-hal kecil yang biasanya gue lewatin. Atau sambil perhatiin sekitar. Siapatau ada hal menarik yang bisa gue amati